Lhoksemawe : SAAI Merupakan sebuah lembaga  yang berbentuk Yayasan yang berkantor pusat di Gampong Panggoi Lr. Pandan Nomor 11 Kota Lhokseumawe, Aceh. lembaga ini terbentuk berkat komunikasi yang di bangun oleh aneuk –aneuk Aceh  lewat fasilitas media social online seperti Faceebook, Zello dan media online lainnya. Keseriusan dan komitmen serta mempunyai visi dan misi yang sama untuk menciptakan secara bersama demi cita-cita dalam mewujudkan masyarakat yang perduli terhadap lingkup kehidupan social, ekonomi, pendidikan, kebudayaan  dan keagamaan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik demi kesejahtraan lahir dan bathin.

Lembaga yang bergerak  non profit ini telah memiliki Akte Notaris sebagai legalitas yang harus terpenuhi di Negara Republik tercinta ini, kini Yayasan SAAI (Sentra Aneuk Atjeh Internasional) yang sedang berbenah diri baik dalam pembuatan AD/ART dan struktur anggota serta menentukan program -program yang sejalan dengan komitmen pemerintah baik pemerintah provinsi maupun permerintah kabupaten bahkan pemerintah pusat sekali pun, Yayasan SAAI berbeda jauh dengan Yayasan lain pada umumnya, mengingati Yayasan ini didirikan oleh Aneuk-aneuk aceh yang berada di daerah maupun diperantauan yang terpanggil hati dan jiwanya untuk ikut andil dalam membangun negeri yang pernah didera konflik dan tsunami.

Februari 2015 tepatnya hari minggu tanggal 8, Sentral Aneuk Atjeh Internasional yang pengurus dan anggotanya  berada  ditiap daerah kabupaten di Aceh bahkan salah seorang pengurus dari Jawa Tengah juga ikut dalam kegiatan musyawarah penetapan AD/ART yang bertempat di secretariat lembaga tersebut. Pada hari itu hampir seluruh pengurus inti hadir untuk membahas pedoman dan rujukan lembaga tersebut. Tepatnya pada jam 10 malam dengan berbagai macam masukan dari seluruh anggota yang hadir sehingga melahirkan suatu draf yang dapat dijadikan sebagai pedoman pengurus/anggota Yayasan SAAI dalam mengimplementasikan program-program kedepan.

Jamaluddin (Sigli) sebagai ketua Pembina yang didampingi anggotanya Khaidir SE (Aceh Utara) dan Muhammad Sarjani (Lhoksemawe) beserta Ketua Umum Adhari Sulaiman (Lhokseumawe), Sekretari Muhammadi Rizki(Pidie Jaya) juga Anggata diantaranya Muhammad Nazar (Aceh Utara), Saifullah (Aceh Utara), Yusrizal (Aceh Besar), Muhammad (Aceh Utara), Marzuki (Lhokseumawe), Mawardi Ismail (Aceh Utara) tidak ketinggalan juga salah seorang anggota perwakilan yang berada di pulau Jawa Tgk. Nurman Arista yang ikut ambil bagian dalam acara tersebut. Seluruh anggota yang hadir berharap semoga langkah awal ini sebagai gerbang untuk membangun negeri aceh tercinta.